Desain Kawasan Pecinan Medan Labuhan Karya Sayembara Arsitektur

Desain Kawasan Pecinan - Saat seorang Arsitek membuat sebuah desain, tentu membutuhkan inspirasi agar hasil desain menjadi lebih maksimal. Pada artikel ini akan kami bagikan hasil desain Karya Sayembara Arsitektur yang bisa anda jadikan inspirasi.

Pada artikel ini kami bagikan Desain Kawasan Pecinan di Kota Medan Labuhan Karya Sayembara Arsitektur, yang dapat anda jadikan Referensi dan Inspirasi.

Rethink and Recreate The Lost Artifact As Living Artifact

Kawasan Medan Labuhan merupakan kawasan heritage paling pertama di kota Medan yang hilang dan terlupakan. Kawasan ini dahulu merupakan kawasan pusat kota Medan yang sangat termasyur sebelum dipindah ke Kota Medan saat ini. Namun, pada saat ini, kawasan Medan Labuhan bagaikan petir di siang bolong yang mengingatkan kita akan pentingnya Kawasan ini. 

Kawasan Medan Labuhan ini bagaikan artefak yang telah ditemukan kembali sehingga sangat layak untuk dipikirkan kembali dan di”bentuk" kembali potensi yang ada, sehingga menjadi sebuah “living artifact' yang terintegrasi dengan aspek masyarakat, lingkungan, ekonomi, budaya, sosial, dan aspek lainnya.

Kawasan Heritage Sebagai Generator Ekonomi-Sosial-Budaya-Pendidikan

Pengembangan Medan Labuhan sebagai kawasan heritage yang terlupakan menjadi awal penting dalam pengembangan aspek ekonomi, sosial, budaya, pendidikan bagi banyak orang, bukan hanya pengunjung baik lokal dan mancanegara, melainkan masyarakat setempat. Dengan berperan sebagai generator ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lainnya, kawasan ini akan selalu hidup dan memperkuat gagasan kawasan heritage ini sebagai "living artifact".

Partisipasi (Ruang) Masyarakat Sebagai Peningkat Citra Kawasan

Pengembangan kawasan Medan Labuhan ini diharapkan tidak hanya berpusat pada kawasan heritage saja, namun juga di sudut-sudut kampung sekitarnya. Melibatkan masyarakat dan ruang terabaikan dapat menjadi kawasan ini semakin kaya akan aktivitas, keunikan, ke-otentik-an, keragaman, dan juga meningkatkan citra kawasan. 

Partisipasi masyarakat dapat berupa adanya usaha ekonomi kreatif dan ekonomi mikro, dan partisipasi berupa penataan kawasan kampung tematik sebagai penunjang kawasana Medan Labuhan. Sinergi antara masyarakat dan kawasan Heritage inilah yang mampu menghasilkan sistem yang lebih berkelanjutan demi terjaganya hidupnya kawasan ini.

Peningkatan Koefisien Hijau Melalui Ruang Ruang Terabaikan

Memanfaatkan ruang-ruang ter-“sisa" seefisien mungkin untuk meningkatkan koefisien hijau di kawasan Medan Labuhan yang selama ini sangat dikenal sebagai daerah yang cukup berdebu dan gersang. 

Area hijau bisa diterapkan di berbagai gang-gang kampung, area pedestrian, dan beberapa area yang dapat digunakan sebagai Open Space baru sebagai konsentrasi berkumpulnya masyarakat yang selama ini tidak dimiliki masyarakat sekitar. 

Peningkatan koefisien hijau juga dapat meningkatkan penyerapan air hujan, menjadikan kawasan paru-paru kota Medan Labuhan, dan juga sebagai peningkat kualitas Udara dan visual.


Karya Sayembara Arsitektur

Medan Labuhan
The First And The Lost Ancient Gem Of Medan Heritage

  • Sayembara Kawasan Pecinan Medan Labuhan
  • Tim Desain :
    • Robert Simbolon
    • Risma Indah
    • Frigga Purba
    • Ruth Perangin Angin
  • Status : 1ST Winner
Panel 1
Dokumen Sayembara
Panel 2
Dokumen Sayembara
Panel 3
Dokumen Sayembara
Panel 4
Dokumen Sayembara
Panel 5
Dokumen Sayembara
Panel 6
Dokumen Sayembara
Panel 7
Dokumen Sayembara
Panel 8
Dokumen Sayembara
Panel 9
Dokumen Sayembara
Panel 10
Dokumen Sayembara
Panel 11
Dokumen Sayembara
Itulah Desain Kawasan Pecinan di Kota Medan Labuhan karya Sayembara Arsitektur, semoga dapat memberikan inspirasi, sehingga desain yang anda buat menjadi lebih baik.

Baca Juga