Cara Menghitung Volume Pekerjaan Bangunan Lengkap dengan Contoh File Excel
Menghitung volume pekerjaan bangunan merupakan salah satu tahapan penting sebelum menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dengan mengetahui volume setiap item pekerjaan, Anda dapat menghitung kebutuhan material, biaya tenaga kerja, hingga estimasi total biaya pembangunan secara lebih akurat.
Saat ini, proses perhitungan volume juga semakin mudah karena dapat dilakukan menggunakan Microsoft Excel. Cukup memasukkan ukuran bangunan dan rumus yang sesuai, maka hasil perhitungan akan muncul secara otomatis.
Pada artikel ini akan dijelaskan cara menghitung volume pekerjaan bangunan beserta contoh perhitungan pondasi batu kali dan contoh rumus Excel yang dapat Anda gunakan.
Apa Itu Volume Pekerjaan Bangunan?
Volume pekerjaan bangunan adalah jumlah suatu pekerjaan konstruksi yang dinyatakan dalam satuan tertentu, seperti meter kubik (m³), meter persegi (m²), meter panjang (m'), atau buah (unit).
Volume inilah yang nantinya digunakan sebagai dasar untuk menghitung kebutuhan material, upah pekerja, serta biaya pembangunan.
Fungsi Menghitung Volume Pekerjaan Bangunan
Beberapa manfaat menghitung volume pekerjaan bangunan antara lain:
- Mengetahui kebutuhan material secara akurat.
- Menyusun RAB proyek.
- Menghitung biaya upah pekerjaan.
- Membandingkan penawaran harga dari kontraktor.
- Mengontrol penggunaan material selama proses pembangunan.
Satuan Volume Pekerjaan Bangunan
Berikut beberapa satuan yang umum digunakan dalam pekerjaan konstruksi.
| Jenis Pekerjaan | Satuan |
|---|---|
| Galian tanah | m³ |
| Pondasi batu kali | m³ |
| Beton sloof | m³ |
| Kolom beton | m³ |
| Balok beton | m³ |
| Plat lantai | m³ |
| Dinding bata | m² |
| Plesteran | m² |
| Acian | m² |
| Keramik | m² |
| Pengecatan | m² |
Rumus Menghitung Volume Pekerjaan Bangunan
Setiap jenis pekerjaan memiliki rumus yang berbeda sesuai bentuk geometrinya. Untuk pondasi batu kali yang berbentuk trapesium, rumus yang digunakan adalah:
Volume = ((Lebar Atas + Lebar Bawah) ÷ 2) × Tinggi × Panjang
Rumus ini menghitung luas penampang pondasi terlebih dahulu, kemudian dikalikan dengan panjang pondasi sehingga diperoleh volume dalam meter kubik.
Contoh Menghitung Volume Pondasi Batu Kali
Misalkan sebuah rumah memiliki spesifikasi pondasi sebagai berikut:
- Panjang pondasi = 20 meter
- Lebar atas = 30 cm (0,30 m)
- Lebar bawah = 60 cm (0,60 m)
- Tinggi pondasi = 70 cm (0,70 m)
Langkah 1. Hitung luas penampang pondasi
Luas penampang = ((0,30 + 0,60) ÷ 2) × 0,70
= 0,45 × 0,70
= 0,315 m²
Langkah 2. Hitung volume pondasi
Volume = 0,315 × 20
= 6,30 m³
Jadi, volume pekerjaan pondasi batu kali tersebut adalah 6,30 m³.
Contoh Perhitungan di Excel
Agar perhitungan lebih cepat, Anda dapat membuat tabel sederhana di Microsoft Excel.
| Data | Nilai |
|---|---|
| Panjang Pondasi | 20 |
| Lebar Atas | 0,30 |
| Lebar Bawah | 0,60 |
| Tinggi Pondasi | 0,70 |
| Volume | 6,30 m³ |
Misalkan data dimasukkan pada sel berikut:
- B2 = Panjang
- B3 = Lebar Atas
- B4 = Lebar Bawah
- B5 = Tinggi
Gunakan rumus Excel berikut:
=((B3+B4)/2)*B5*B2
Setelah menekan Enter, Excel akan otomatis menghasilkan volume pondasi sebesar 6,30 m³.
Keuntungan menggunakan Excel adalah Anda hanya perlu mengganti ukuran pondasi apabila terjadi perubahan desain. Hasil volume akan dihitung secara otomatis tanpa perlu melakukan perhitungan manual kembali.
Tips Menghitung Volume Bangunan
Agar hasil perhitungan lebih akurat, perhatikan beberapa hal berikut.
- Gunakan ukuran dari gambar kerja terbaru.
- Ubah seluruh satuan centimeter menjadi meter sebelum menghitung.
- Hitung setiap jenis pekerjaan secara terpisah.
- Gunakan Excel agar meminimalkan kesalahan perhitungan.
- Lakukan pengecekan ulang sebelum menyusun RAB.
Download File Arsitek
Download File
- Pergunakanlah File yang kami bagikan dengan bijak
- Anda dapat menggunakan file ini untuk membantu belajar Arsitektur
- File yang kami bagikan sudah dicek dan siap untuk digunakan
- File Arsitek yang kami share merupakan dokumen pribadi, atau kami dapatkan dari Internet
Dukung kami agar makin semangat membagikan informasi Arsitektur kepada anda, dengan cara share artikel ini 🙏